Saturday the 18th - - Free Joomla 3.2 Templates

museumkata

photo courtesy of @Mahdyah

Sekilas ketika kita disebutkan kata “museum kata”, pastilah kita akan membayangkan sebuah museum yang dindingnya pasti dipenuhi kata-kata. Bedanya kalau museum yang satu ini, bukanlah sembarang kata yang tentunya dipajang, pastilah kata-kata yang bermakna dalam dan menginspirasi banyak orang.

“Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu” – Andrea Hirata

Siapa yang tak kenal Andrea Hirata, sang penulis yang merupakan putra daerah kebanggaan Bangka Belitung.  Bisa dikatakan beliau juga yang semula telah meroketkan Pulau Belitung keseluruh penjuru dunia melalui novel-novel yang sudah selayaknya disebut maha karya. Dengan mengambil latar cerita tentang keindahan alam dan kebudayaan masyarakat Belitung, film Laskar Pelangi yang merupakan visualisasi dari salah satu novelnya berhasil menarik perhatian para wisatawan untuk mengeksplor Belitung lebih jauh. Tentunya tidak hanya wisatawan domestik, tapi juga mancanegara.

Terinspirasi dari Mueseum Kata yang pernah didatanginya di Amerika Serikat, beliau pun mendirikan museum sejenis di Belitung sekaligus sebagai bentuk kecintaannya terhadap kampung halaman. Tidak hanya tentang karya sastra dalam negeri, buku-buku luar pun dapat menjadi referensi  Anda disini. Dalam pelaksanaannya, museum ini dikelola sendiri  oleh Andrea Hirata dengan seluruh biayanya juga ditanggung sendiri. Meskipun tidak terlepas dari biaya operasional dan pemeliharaan, museum ini tetap gratis untuk siapa saja yang ingin berkunjung

Mengusung tema “Laskar Pelangi” andrea Hirata mencoba menampilkan kesan warna warni dibeberapa desain ruangan. Diatas tanah seluas 100x60meter, terdapat beberapa tipe ruangan yang masing-masing memberikan nuansa berbeda-beda. Ratusan literatur dipajang disini, baik lokal maupun karya luar negeri.  Ada juga sudut ruangan yang menampilkan karakter tokoh utama pemeran laskar pelangi, misalnya Ikal, Lintang, dan Mahar. Misalnya ruangan Lintang menampilkan photo lintang bersama sepeda kesayangannya. Karena banyak spot photo yang menarik disini, pastikan Jangan lupa untuk mengabadikan momen kamu di Museum Kata ini karena katanya bahkan merupakan satu-satunya di Indonesia.

kupi kuli

photo courtesy of @patriciapoo

Setelah berkeliling museum jangan lupa juga untuk duduk sejenak menikmati kopi Belitung. Persis berada di bagian tengah museum, terdapat dapur kopi tradisional khas Melayu yang diberi nama “kupi kuli”. Rasanya kopi Belitung tidak kalah seru dibanding kopi yang pernah kamu nikmati sebelumya. Belum pernah nyoba kan?!