Wednesday the 20th - - Free Joomla 3.2 Templates

lempahkuning1 eddriantjhia

photo courtesy of @eddriantjhia

Bicara soal lidah tak jauh hubungannya sama makanan. Kadang-kadang kurang sempurna rasanya jika kita bepergian ke suatu daerah tapi tidak mencicipi makanan khasnya. Mungkin para pemburu kuliner banyak menjumpai makanan sejenis ini. Tapi yang namanya menu spesial, pasti ada satu rasa yang lebih kaya sehingga membedakan dengan daerah lainnya.

Mengapa harus mencoba? Selain mengandung bahan-bahan yang alami dan menyehatkan, rasanya yang segar, pedas dan sedikit asam tentunya kelezatannya menggugah selera. Apalagi buat anak perantauan, momen pulang kampung tidak boleh terlewatkan dari meja makan. 

Lempah Kuning atau sebagian masyarakat  juga menyebutnya Gangan merupakan masakan berkuah yang berwarna kuning. Kuningnya yang dominan berasal dari bahan dapur yaitu kunyit. Sedangkan untuk bahan utamanya biasanya terdiri atas ikan laut seperti ikan tuna, tenggiri, kakap merah atau ikan lainnya sesuai selera. Bisa juga digantikan dengan udang, ayam maupun daging.

Bumbu untuk membuatnya cukup sederhana karena berasal dari bahan yang mudah ditemukan dipasar tradisional. Bumbu utamanya terdiri dari garam, kunyit, cabe, bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, kemiri, serai dan sedikit terasi. Sedangkan bumbu tambahan lainnya bersifat opsional untuk memberi rasa asam yang segar bisa berasal dari potongan nanas, tomat, mentimun, asam jawa, perasan jeruk kunci, ataupun belimbing wuluh. Kadang juga memakai sedikit pucuk kedondong atau pucuk idat untuk lempah kuning dengan bahan utamanya berasal dari ayam atau daging. Pucuk idat dapat diambil dari pohon hutan dan mungkin jarang ditemukan di daerah lain.

Proses memasaknya sangat praktis. Setelah bumbu utamanya dihaluskan kemudian direbus dengan air sampai mendidih. Setelah itu baru dimasukkan bumbu tambahan misalnya saja potongan nanas. Jangan lupa juga untuk mencemplungkan ikannya. Aromanya yang menggugah selera akan merasuki seluruh ruangan dapur Anda. Lempah kuning/ Gangan pun siap dihidangkan. Terasa lebih nikmat disantap ketika masih panas. Selamat menikmati.

 

Don’t Foodlovers know what Lempah Kuning (Gangan) is?

lempahkuning1 liadellas

photo courtesy of @liadellas

Talking about tongue must be related with the food. Sometimes traveling to a new place is  less than perfect if we do not taste the distinctive food. Perhaps the many culinary hunters ever met this kind of food. But in the name of the special menu, of course there must be a richer taste to distinguish from other regions.

Why should try? Besides containing natural ingredients and healthy, it tastes delicious, spicy and slightly sour certainly very tempting. Especially for settled foreigner, moment to return home never miss it from the dinner table.

Lempah Kuning or some people called  it Gangan is a yellow soup dishes. Dominant yellow derived from kitchen ingredient that is turmeric. As for the main ingredient usually consists of sea fish such as tuna, mackerel, red snapper or other fish to taste. It can also be replaced with shrimp, chicken or beef.

Seasoning to make it quite simple because it comes from materials that are easy to find in traditional market. Seasoning consists primarily of salt, turmeric, chilli, onion, garlic, galangal, ginger, nutmeg, lemon grass and a little shrimp paste. While others are optional extra seasoning to taste fresh acid can be derived from whether pineapple chunks, tomatoes, cucumber, tamarind, kunci orange juice , or wuluh starfruit. Sometimes also using herbs what we called them sprout of Idat leaves or kedondong leaves  for main ingredient cooking derived from chicken or meat. Idat leaves can be taken from the forest tree and may rarely be found in other areas.

Cooking process is very practical. After the main seasoning mashed then boiled with water until boiling. After that, just put extra spice like pineapple chunks. Do not forget to plunge the fish into your cooking. Appetizing aroma will permeate your entire kitchen room. Lempah Kuning / Gangan was ready to be served. Taste better eaten when still hot. Enjoy it!